Meraih Kebahagiaan Dunia dan Akhirat
1.Orang sukses adalah orang yang di beri petunjuk untuk
memperoleh kebahagiaan.
2.Hanya dengan taqwa kepada Allah
kebahagiaan di peroleh.
3.Dengan Tauhid, terbukalah pintu kebaikan, kebahagiaan,
kenikmatan, kesenangan, dan kegembiraan bagi seorang hamba
4.Pintu kejahatan bisa di tutup dengan bertaubat dan
beristighfar
5.Orang yang bahagia ialah orang uang bertaqwa kepada penciptanya dalam bergaul
dengan sesame makhluk.
6.YAKINLAH, ALLAH MENGUJI KARNA INGIN
MENYuCIKAN KITA.
7.Hanya Allah yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan
kepadaNya dalam (menjalankan) agamaku (Az Zumar:14)
8.Aku tak pernah menangani masalah yang menututkulebih
berat selain meluruskan niat (Suftyan Ast-Tsauri)
9.Sesungguhnya Allah tidak akan menerima
amalan kecuali jika amalan itu ikhlas untuk-Nya.
10.Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu
Kami jadikan amal itu bagaikan debu yang beterbangan.(Al –Furqan:23).
11. Beramal demi manusia adalah syirik, dan
meninggalkan amal karena manusia adalah riya.Adapun ikhlas adalah manakala
menjaga qita dari keduanya.
12.Berapa banyak amalan kecil yang menjadi besar karena
niat,dan berapa banyak amalan besar yangf menjadi kecil karena niat.
13.Dan Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang
Dia ehendaki (AL-Baqarah 261)
14.Karena keikhlasannya, Allah memasukkan
dirinya ke dalam jannah dengan rahmat-Nya, meski dengan amal yang sedikit.
15.Kedermawanan adalah salah satu dari sifat-sifat Rabb semesta
alam.
16.Amalan yang paling utama ialah kejujuran
niat dalam apa-apa yang ada di sisi Allah
17.Pelajarilah niat, sebab ia lebih berpengaruh dan sulit
daripada amaan itu sendiri.
18.Barangsiapa mengetahui hakikat manusia, ia akan
tentram.
19.Janganlah beramal agar di kenang, tetapi sembunyikan
kebaikan qita sebagaimana qita menyembunyikan kejelekan.
20.Barangsiapa yang memandang dirinya dengan mata ujub,
berarti keikhlasanya sedikit atau sia-sialah amal shalehnya.
21.Setiap amal shaleh yang qita kerjakan, anggaplah qta
tidak pernah mengerjakannya.
22.Keikhlasan sangat membutuhkan
kesungguhan sebelum, saat melaksanakan dan setelah beramal.
23. Seorang mukmin hendaknya meyakini bahwa manusia tak
berkuasa atas surga.
24.Barangsiapa berbuat riya’ Allah akan memperlihatkan
aibnya
25. Riya’ itu lebih di takuti oleh orang-orang saleh
daripada Dajjal
26.Apabila orang saleh berbuat riya’ ia di akhirat akan
lebih dahulu diazab di bandingkan dari yang lainnya.
27.Orang yang riya’ akan kehilangan harapan dan usahanya
mengalami kegagalan.
28.Barangsiapa yang berbuat sum’ah, Allah akan
memperdengarkan aibnya.
29.Barang siapa memalingkan amal-amal akhirat untuk
duniawi, ia akan di hokum karenanya
30.Pemisalan seorang munafik yang membaca al quran ialah
laksana buah Raihanah yang baunya wangi namun rasanya pahit.
31. Barangsiapa senang di puji dengan amal yang tak
pernah di kerjakanya, ia diancam, dengan neraka
32.TAWAKAL
ADALAH SEBAB UNTUK MEMPEROLEH KECINTAAN ALLAH
33.Dalam twakal terdapat ridha AR-Rahman dan perlindungan
dari saetan
34.Tawakal adalah menghentikan upaya mencari kedudukan
tinggi dengan harapan dari manusia.
35.Hakikat tawakal
ialah melaksanakan sebab, bersandar dengan hati kepada Pencipta-Nya.
36.Tidaklah seseoprang yang menggantungkan harapan kepada
makhluk atau bertawakkal kepadaNya melainkan harapanya akan sia-sia.
37. Apabila tawakal serta pengharapan telah menguat dan
hati telah berkonsentrasi untuk berdoa, niscaya seruan tak akan ditolak.
38.Rezeki
ialah kebaikan yang menjadi bagian qta dan akan mendatangi qta pada saat qta
lemah, apapun kejelekan yang akan menimpa qta,qta tak akan mampu menolaknya.
39 Bertawakalah,
niscaya akan di giring kepada qta berbagai rezeki tanpa harus bersusah payah
mencarinya..
40.Antara seorang hamba dan rezeki itu ada sebuah hijab.
Jika ia qanaah dan jiwanya ridha, rezeki akan mendatanginya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar